Tutorial Membuat Tampilan Blog Ringan Dan Responsive

Dhdeinfo.Com - Selain konten berkualitas, ternyata template blog yang ringan juga bisa loh meningkatkan jumlah traffic sebuah blogger. Terkadang para pengunjung merasa risih apabila harus mendapati web atau blog dengan template yang sangat berat.

Apalagi jika disana terdapat widget yang tidak penting seperti flash animasi yang sangat mengganggu pembaca. Nah, berikut merupakan tutorial membuat tampilan blog ringan sehingga mudah dibuka pembaca meski pada koneksi internet yang lemah.


Tutorial Membuat Tampilan Blog Ringan Dan Mudah Dibuka Meski Internet Lemah

  • Compressing Template Blog



Salah satu tutorial membuat tampilan blog ringan dan mudah dibuka adalah dengan memadatkan template atau HTML blog. Dengan melakukan pemadatan HTML, blog akan menjadi lebih ringan sekitar 22%. Kalian bisa melakukan compressing HTML dengan cara manual, tapi terkadang memerlukan waktu yang lumayan lama. 

Untuk kalian yang tidak memiliki waktu senggang, maka kalian bisa memanfaatkan beberapa tool compressing HTML instan secara online. Salah satu compressing HTML yang bisa kalian coba adalah textfixer.com, cukup dengan copy paste kode HTML, kemudian pasang kembali HTML yang sudah di compress tersebut.

  • Compressing Gambar Pada Blog



Selain compressing HTML, kalian juga perlu melakukan compressing gambar yang ada pada postingan. Semakin kecil ukuran gambar maka semakin tinggi kecepatan blog tersebut. Dengan memperkecil ukuran gambar juga akan membantu untuk mengurangi bandwith pada blog yang banyak menggunakan hosting. 

Meski gambar di compress menjadi lebih ringan, tapi pastikan jika gambar tersebut masih memiliki kualitas gambar yang baik. Jangan sampai karena ukurannya yang ringan membuat kualitas gambar menjadi buruk. Kamu bisa menggunakan tool tinyjpg,com untuk menghasilkan gambar ringan namun masih memiliki kualitas yang baik.

  • Defer Parsing Java Script



Banyak yang berpendapat bahwa menghapus javascript pada template akan merusak sistem pada blog. Adanya javascript pada template membuat load pada blog kian berat sehingga terasa berat apabila diakses dengan menggunakan internet sinyal lemah.

Dengan menghapus javascript yang ada maka kalian berhasil mengoptimalkan kecepatan blog hingga 60%. Selain menghapus, kalian juga bisa melakukan defer parsing javascript apabila ukuran javascript yang ada tak terlalu panjang. 

  • Hapus Widget Yang Kurang Berfaedah



Salah satu penyebab load pada blog terasa sangat berat adalah karena adanya widget di dalamnya. Nah, untuk kalian yang ingin meringankan tampilan blog, bisa menghapus beberapa widget yang kurang berfaedah. 

Memang benar jika penambahan widget ini untuk meningkatkan repurtasi blog pada alexa rank. Tapi jangan khawatir meski tidak memiliki banyak widget repurtasi blog kalian akan tetap bagus. Pencopotan widget yang kurang berfaedah ini mampu mempercepat load blog hingga 20%.

  • Pasang Iklan Secukupnya



Satu lagi tutorial membuat tampilan blog ringan adalah dengan mengatur iklan yang ada supaya tidak terlalu banyak. apabila blog terpasang begitu banyak iklan, maka akan membuat blog semakin berat. Meski pemasangan iklan ini merupakan sumber pendapatan kalian, namun memasangnya begitu banyak juga akan berdampak buruk. 

Pembaca akan merasa risih dan merasa kurang nyaman apabila blog yang mereka akses memiliki banyak iklan, inilah awal mula turunnya traffic blog.

Itulah beberapa tutorial membuat tampilan blog ringan dan mudah dibuka meski pada koneksi yang lemah. Tampilan blog yang ringan bisa membuat pengunjung blog menjadi lebih betah, hal ini juga bisa dijadikan cara untuk meningkatkan traffic blog.

Selain membuat blog tampil dengan template yang ringan, kalian juga wajib membuat interface blog agar lebih rapi. Sehingga pembaca atau pengunjung blog bisa menjelajahi blog kamu dengan mudah. 

Belum ada Komentar untuk "Tutorial Membuat Tampilan Blog Ringan Dan Responsive"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel